7 Tahap Packing Modern agar Barang Aman dan Proses Fulfillment Lebih Efisien

ilustrasi proses packing modern di gudang untuk meningkatkan efisiensi fulfillment
Kategori:

Operasional gudang kini bergerak cepat, dan proses packing menjadi titik penting dalam menjaga kualitas pengiriman. Bahkan, studi industri menunjukkan lebih dari 34% kerusakan barang terjadi akibat pengemasan manual yang tidak tepat.

Namun sejatinya packing bukan hanya pekerjaan memasukkan barang ke dalam kotak. Akan tetapi,  merupakan bagian dari tahap operasional yang menentukan tingkat akurasi pesanan dan kepuasan pelanggan.

Ketika proses ini dilakukan dengan baik dan teknologi terkini, kinerja fulfillment meningkat dan biaya operasional dapat ditekan secara signifikan. Oleh karena itu, memahami tahapan dan praktik terbaik sangat penting untuk menjaga kualitas barang hingga diterima pelanggan dalam kondisi sempurna.

Pengertian Packing dalam Proses Fulfillment

Lebih rinci, packing adalah proses menyiapkan dan mengemas barang untuk pengiriman, penyimpanan, atau transportasi. Tahap ini berada setelah picking dan berfungsi melindungi barang agar tetap aman selama perjalanan logistik.

Selain itu, packing juga mencakup penimbangan, pelabelan, dan pengecekan akhir sebelum pesanan keluar dari gudang. Lebih lanjut, packing berperan penting dalam order fulfillment karena menjadi tahap terakhir sebelum barang dikirimkan ke pelanggan.

Dalam konteks gudang modern, proses packing kini sangat didukung oleh teknologi. Penggunaan Warehouse Management System (WMS) tidak hanya memastikan picker mengambil barang yang tepat, tetapi juga memberikan instruksi packing yang optimal, termasuk ukuran kotak ideal dan penempatan label.

Hal ini meminimalkan kesalahan manusia dan mempercepat alur kerja. Bahkan, untuk operasional skala besar, packing telah melibatkan otomatisasi (automated packing) dengan mesin yang mampu mengukur, memotong, dan menyegel kemasan secara mandiri.

Modernisasi ini membuat packing menjadi proses yang terukur, terintegrasi, dan mampu menangani volume pesanan yang terus meningkat dengan akurasi yang nyaris sempurna. Berikut ringkasan fungsi utama packing yang wajib dipahami setiap tim gudang:

  • Melindungi barang dari benturan, suhu, kelembapan, dan guncangan.
  • Mengelompokkan dan mengorganisir item agar mudah ditangani.
  • Mempermudah identifikasi melalui label dan barcode (didukung WMS).
  • Meningkatkan efisiensi penyimpanan dan transportasi.
  • Memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan pengemasan.

Perbedaan Packing dan Packaging

Sebagian operasional gudang masih menganggap pengemasan dan kemasan sebagai hal yang sama. Namun sebenarnya, kedua hal tersebut memiliki fungsi yang berbeda. 

Adapun packaging lebih berfokus pada tampilan, branding, dan informasi produk. Sementara itu, packing menekankan perlindungan dan keamanan barang selama pengiriman.

Selain itu, kemasan sering digunakan di tahap awal produksi, sedangkan pengemasan dilakukan di gudang pada proses fulfillment. Pemahaman perbedaan ini membantu perusahaan merancang proses yang lebih efisien dan mengurangi kerusakan selama distribusi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, packing harus dirancang berdasarkan risiko barang, rute distribusi, dan standar logistik yang berlaku. Pendekatan ini akan menjaga integritas barang hingga pelanggan menerimanya.

Jenis-Jenis Packing yang Sering Digunakan

Adapun terdapat tiga kategori utama packing yang digunakan perusahaan dalam proses pemenuhan pesanan. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda sesuai tingkat perlindungan yang dibutuhkan barang.

1. Primary Packing

Primary packing adalah lapisan yang bersentuhan langsung dengan produk. Jenis ini menjaga kualitas dan keamanan barang hingga tiba di tangan pelanggan. Contohnya meliputi botol minuman, sachet makanan, tube kosmetik, atau bungkus produk kecil lainnya.

Fungsi utamanya mencakup perlindungan dari kontaminasi dan kerusakan, menjaga umur simpan, serta menyampaikan informasi dan branding kepada pelanggan. Sehingga biasanya, pengemasan awal ini berbentuk press, menarik dan juga terdapat logo merek dengan lebih jelas.

2. Secondary Packing

Jenis merupakan lapisan yang mengelompokkan banyak produk dalam kemasan primer. Contohnya seperti kotak karton berisi beberapa botol atau kaleng. Jenis ini bertujuan untuk membantu distribusi dan penyimpanan agar lebih efisien.

Selain itu, secondary packing juga dapat memberikan perlindungan tambahan dan mempermudah labeling serta pelacakan barang.

3. Tertiary Packing

Terakhir, ini adalah jenis pengemasan untuk lapisan terluar yang digunakan untuk penanganan dan pengiriman massal. Beberapa contohnya termasuk palet, kontainer, drum, atau peti.

Lebih lanjut, jenis ini dirancang untuk menjaga stabilitas barang selama transportasi jarak jauh dan mengoptimalkan proses logistik dalam jumlah besar.

7 Tahap Packing Barang yang Benar

ilustrasi tahapan packing barang di gudang modern
Sumber: Prismatech. Ilustrasi alur packing di gudang modern

Sebagaimana pembahasan di awal, proses pengemasan yang baik harus mengikuti alur yang rapi, sistematis, dan konsisten. Berikut merupakan lima tahap packing modern yang perlu diterapkan pada operasional gudang Anda.

1. Menyiapkan Barang dan Alat

Tahap awal pengemasan dimulai dengan menyiapkan perlengkapan seperti kardus, bubble wrap, kertas kraft, styrofoam, dan tape. Selain itu, alat seperti gunting dan cutter juga harus berada dalam kondisi baik. Dengan kesiapan yang tepat, proses packing dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

2. Memilih Jenis Packaging yang Tepat

Setiap produk memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan pengemasan yang sesuai. Oleh karena itu, pemilihan ukuran dan jenis kemasan harus diperhatikan. Kemasan yang terlalu besar menyebabkan barang bergerak, sedangkan kemasan terlalu kecil dapat merusak produk.

3. Menyiapkan Produk Sebelum Masuk ke Kemasan

Produk yang akan dikemas harus dibersihkan dari debu dan kotoran. Selanjutnya, barang perlu dilapisi pelindung tambahan seperti bubble wrap untuk meminimalkan risiko benturan. Tahap ini memastikan kualitas barang tetap baik selama perjalanan.

4. Menyusun Barang dengan Aman di Dalam Kemasan

Atur posisi barang di tengah kemasan untuk mengurangi tekanan pada sisi kotak. Ruang kosong yang tersisa dapat diisi dengan styrofoam atau kertas kraft. Metode ini menjaga stabilitas produk dan mencegah kerusakan akibat guncangan.

5. Mengamankan Kemasan Sebelum Dikirim

Gunakan tape berkualitas untuk memastikan kemasan tertutup rapat. Selain itu, label alamat harus ditempel dengan jelas agar mudah dibaca oleh kurir. Langkah terakhir ini memastikan barang terkirim tepat waktu dan sesuai tujuan.

6. Konsolidasi Multi-Order (Wave/Batch Packing)

Teknik pengemasan modern memaksimalkan efisiensi picking dengan mengelompokkan beberapa pesanan dalam satu waktu (batch/wave). Tahap ini, yang didukung oleh WMS, memungkinkan operator menyiapkan dan membawa semua item sekaligus ke stasiun packing. 

7. Verifikasi dan Pelabelan Otomatis (Scan-to-Pack)

Tahap akhir dalam packing modern adalah verifikasi ganda yang didukung teknologi Scan-to-Pack. Picker memindai barcode setiap item dan container sebelum disegel. Proses ini menghilangkan kesalahan manusia, meningkatkan akuras, dan mempercepat penyerahan ke kurir.

Praktik Terbaik dalam Proses Packing

Lebih lanjut, proses packing akan berjalan lebih stabil jika tim gudang modern menerapkan praktik terbaik berikut. Pendekatan ini membantu meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi risiko kesalahan selama order fulfillment.

Adapun beberapa best practices yang wajib diterapkan adalah sebagai berikut:

Dengan menerapkan praktik packing modern terbaik ini, perusahaan akan memiliki proses yang lebih akurat, cepat, dan terukur.

Pada akhirnya, packing merupakan tahap penting dalam proses fulfillment yang berperan melindungi barang, menjaga akurasi pesanan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan pendekatan modern yang sistematis dan penggunaan teknologi, proses packing dapat berjalan lebih efisien dan minim kesalahan.

Jika perusahaan ingin meningkatkan standar operasional gudang, Anda bisa mempertimbangkan sistem ERP seperti Epicor. Sistem ini dapat membantu mengoptimalkan proses packing, picking, dan pengiriman dalam satu platform.

Hubungi Tim Prismatech Sekarang untuk Solusi Packing dan Fulfillment Terbaik bagi Bisnis Anda!

Contact Us